Wisata Sejarah Candi Kidal Malang
Wisata Sejarah Candi Kidal Malang

Wisata Sejarah Candi Kidal Malang

Pembahasan kali ini akan lebih dikhususkan untuk tempat wisata yang mangandung unsur sejarah dari sebuah Candi yang bernama Candi Kidal Malang. Melihat dan menyaksikan saksi nyata akan keberadaan masa lalu yang pernah menjadi pengaruh penting akan hadirnya negara Indonesia adalah sesuatu yang sangat membahagiakan.

Wisata Sejarah Candi Kidal Malang
Wisata Sejarah Candi Kidal Malang

Terlebih lagi saksi sejarah itu sampai sekarang masih berdiri tegak dan jika terus dipandang akan semakin takjub. Sampai dengan saat ini, Candi Kidal masih kokoh bangunannya dengan taman yang tak kalah indahnya dan dikelilingi oleh pepohonan yang rindang.

Sejarah Candi Kidal Malang

Candi ini didirikan pada tahun 1248M yang merupakan sebuah candi yang saat itu dibangun bertepatan dengan upacara pemakaman Cradha diperuntukkan raja Anusanatha dan merupakan pengganti Raja Rajasa.

Candi Kidal ini sering disebut-sebut sebagai candi pemujaan yang paling sangat tua berada di kawasan Jawa Timur. Tujuan dibuatnya candi tersebut untuk mendarmakan Raja Anusapati agar mendapatkan kemuliaan dan kehormatan yang dianggap sebagai Syiwa Mahadewa.

Jika kita melihat bangunan dari Candi Kidal Malang ini akan terlihat adanya corak candi yang berasal dari Jawa Tengah. Padahal candi tersebut berada di kawasan Jawa Timur. Ternyata candi Kidal dibangun pada saat transisi dari zaman keemasan Jawa Tengah ke Jawa Timur. Sehingga terciptalah corak antara Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Struktur Candi Kidal Malang

Candi Kidal mempunyai tinggi 17 meter saat dahulu namun sekarang sudah berada di ketinggian 12,5 m dengan luas 35 m2. Terbuat dari batu andesit dan mempunyai dimensi geometris vertikal. Anak tangga yang ada pada candi ini dibuat tipis jadi tidak akan begitu terlihat sehingga orang akan mengira bahwa itu bukanlah tangga untuk masuk ke dalamnya.

Struktur Candi Kidal Malang
Struktur Candi Kidal Malang

Untuk ukuran banda candi tidak besar jika dibandingkan dengan luas kaki dan atap candi yang akan membuat tampilan candi sedikit ramping. Pada bagian bawah dan badan candi ada hiasan medallion dilengkapi dengan sabuk yang melingkar dan menghiasi badan candi.

Di halaman candi juga ada susunan batu yang mana digunakan sebagai pagar atau pembatas kawasan ini. Untuk bagian atapnya terdapat 3 tingkat jika diukur semakin ke atas akan semakin kecil yang merupakan ciri dan candi hindu dan juga stupa yang merupakan ciri dari candi buddha. Pada sudut tingkatan atap kabarnya terdapat berlian kecil di sekitarnya.

Di bagian pintu Candi Kidal Malang dihadapkan ke arah barat dan dilengkapi dengan bilik penampil dan dihias dengan hiasan kalamakara pada atas ambannya. Hiasan tersebut terlihat seram karena matanya yang melotot dan mulut terbuka dan terdapat 2 taring yang membengkok.

2 taring tersebut melambangkan ciri khas candi yang ada di Jawa Timur dan termasuk salah satu wisata Malang. Pada sisi kiri dan kanan ada jari tangan yang kelihatannya mengancam siapa saja yang melihatnya. Maka sering disebutkan bahwa penjaga bangunan suci candi inilah yang menjadi kesan seram itu ada.

Lokasi Candi Kidal Malang

Wisata ini berlokasi di jalan Raya Kidal Desa Rejokidal Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Rute perjalanan menuju lokasi ini jika dimulai dari Stasiun Kota Baru Malang lalu ke Sawojajar dilanjutkan ke Cemorokandang dan ke Tumpang terakhir ke Rejokidal.

Lokasi Candi Kidal Malang
Lokasi Candi Kidal Malang

Rute perjalanan kedua bila dimulai dari arah Surabaya akan melalui perjalanan dari Terminal Arjosari dilanjutkan ke Mangliawan lalu ke Pakis dan ke Tumpang serta berakhir di Rejokidal.

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Candi Kidal Malang

Untuk harga tiket masuk ke candi ini anda akan dikenakan biaya untuk parkir saja. Agar kendaraan yang anda gunakan menuju ke tempat ini aman sehingga kunjungan anda akan berlangsung dengan baik dan tidak akan kepikiran akan sepeda motor ataupun mobil anda akan dicuri dan lain sebagainya.

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Candi Kidal Malang
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Candi Kidal Malang

Bahkan para wisatawan hanya dipungut biaya sukarela dengan cara mengisi kas seiklasnya saja oleh petugas jaga di sana. Hal itu dilakukan untuk perawatan candi agar lebih baik lagi dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai khususnya untuk para pengunjung yang datang.

Candi Kidal Malang buka di jam 7 pagi sampai dengan jam 5 sore. Jam tersebut berlaku untuk setiap harinya yang terdiri dari 7 hari dalam seminggu. Pengunjung harus memastikan jam buka suatu wisata sebelum menuju ke wisata tersebut. Karena jika tidak takutnya akan kecewa saat anda datang malah tempat wisatanya belum buka ataupun sudah tutup.

Fakta Menarik Terkait Candi Kidal Malang

Keberadaan Candi Kedal yang merupakan Wisata Malang selain menambah perpustakaan tempat wisata bersejarah yang di Indonesia, sebenarnya banyak fakta yang tersembunyi di dalamnya. Apa saja fakta tersebut, berikut ini penjelasannya.

  1. Letaknya Tersembunyi

Lokasi keberadaan tempat wisata ini masihlah sedikit tersembunyi dari daerah-daerah lainnya. Hal inilah yang membuat Candi Kidal kurang populer di kalangan para wisatawan terutama pengunjung yang sangat menyukai tentang sejarah.

  1. Ukurannya Tidak Terlalu Besar

Pada umumnya, Candi-candi yang ada di Indonesia memiliki ukuran yang besar seperti candi Borobudur, Prambanan dan lain sebagainya. Namun Candi Kidal berukuran tidak besar bahkan kecil. Mungkin jika ada orang yang masuk hanya beberapa orang saja yang muat di dalamnya.

  1. Memiliki View Bagus di Pagi Hari

Para pengunjung yang datang ke tempat wisata ini, sangat disarankan datang pada pagi hari. Hal itu dikarenakan view yang terdapat di wisata Candi Kidal di pagi hari sangatlah bagus sekali dan sangat jarang ditemukan di tempat wisata lainnya.

  1. Belum Ada Penunjuk Arah

Para wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat wisata ini, diharuskan untuk mempelajari atau mengetahui arah ke lokasi. Sebab tidak ada petunjuk arah untuk bisa tepat sampai di lokasi tersebut.

  1. Ada Kisah di Balik Keberadaannya

Inti dari dibangunnya Candi Kidal ini adalah bercerita bahwa ada garuda yang berhasil membebaskan ibunya dari perbudakan yang meraja lela dengan cara menebusnya dengan air suci amerta yang merupakan air kehidupan.

  1. Arca Siwa Berasal dari Candi Kidal

Ada sebuah informasi bahwa di Belanda ada sebuah arca Siwa yang di simpan di Royal Tripical Institute Amsterdam dan merupakan berasal dari Candi Kidal.

  1. Fasilitas Yang Tersedia Belum Lengkap

Setiap tempat wisata seharusnya memiliki fasilitas yang memadai. Namun ketika anda berada di tempat wisata ini, maka anda akan menemukan sejumlah fasilitas yang tidak ada. Bahkan yang sudah ada pun tidak terawat. Misalkan Toilet masih kurang bersih sehingga sangat diharapkan fasilitas ini dirawat dan dilakukan perbaikan.

Hal itu dilakukan agar ketika ada pengunjung yang datang dan membutuhkan toilet maka mereka akan nyaman berada di dalamnya. Bahkan ada pengunjung yang berasal dari luar negeri, sehingga fasilitas ini begitu penting untuk dijaga kebersihannya.

Mengunjungi sebuah wisata yang mengandung unsur sejarah akan membantu para pengunjung atau wisatawan menambah wawasan bahwa dulunya tempat wisata Candi Kidal Malang pernah menjadi salah satu bagian dari Malang dan Indonesia. Maka berkunjunglah dan saksikan keberadaanya secara nyata.