Klenteng Sam Poo Tay Djien

Keindahan Klenteng Sam Poo Kong

Keindahan Klenteng Sam Poo Kong – Jika anda berencana ingin mengadakan perjalanan ke suatu tempat wisata maka pilihlah tempat wisata yang berbeda dari lainnya yaitu Sam Poo Kong, wisata Semarang. Karena ketika anda berada di tempat wisata tersebut, maka anda akan melihat dan menjadi saksi bahwa ada kebudayaan yang ditinggalkan oleh Laksamana Cheng Ho.

Terlebih lagi, Semarang adalah sebuah kota dengan tempat wisata yang banyak mengandung sejumlah budaya karena itulah kota ini sering disebut sebuah kota budaya. Tidak ada salahnya jika sesekali anda berlibur ataupun berwisata untuk sekalian mempelajari atau memahami sebuah budaya yang ada di suatu tempat seperti Semarang ini.

Sejarah Klenteng Sam Poo Kong

Sejarah Klenteng Sam Poo Kong

Dari dahulu hingga sekarang, Sam Poo Kong dikenal dengan sebutan Klenteng Gedung Batu. Klenteng tersebut berada di daerah Bukit Simongan yang merupakan peninggalan oleh seorang penjelajah bernama Cheng Ho.

Cheng Ho adalah seorang kasim yang beragama muslim dan orang kepercayaan Kaisar Zhu yaitu kaisar ketiga Dinasti Ming. Cheng Ho berasal dari suku Hui yang terbesar di Tiongkok dan juga mayoritas pemeluk agama Islam.

Karena beliau adalah seorang kepercayaan kaisar, maka sering dijuluki sebagai kasim pemberani dan dipanggil dengan nama Kasim San Bao. Jika kata itu diucapkan dengan menggunakan dialek Fujian maka akan terdengar dan berbunyi San Po, Sam Poo ataupun Sam Po. Karena itulah Klenteng yang disinggahinya dinamakan Sam Poo Kong.

Kisah perjalanannya sampai tiba di Semarang, awalnya Cheng Ho terpaksa untuk berlabuh dan berteduh di tahun 1416 di daerah Klenteng ini dikarenakan Ong Keng Hong yang tak lain adalah seorang juru mudi kapal yang ditumpangi Cheng Ho mendadak sakit keras. Sehingga beliau beserta awak kapal lainnya harus menghentikan perjalanan dan merawat juru mudi kapalnya.

Tetapi, Cheng Ho tidak bisa merawat Ong Keng Hong dengan waktu yang lama. Karena beliau harus melanjutkan perjalanannya sehingga hanya beberapa awak kapalnya lah yang tinggal untuk menjaga Ong Keng Hong yang sedang sakit.

Setelah kondisi Ong Keng Hong berangsur baik karena terus dirawat oleh awak kapal yang ditinggalkan Cheng Ho. Maka Ong Keng Hong tak henti-hentinya bercerita mengenai sosok kasim tersebut karena beliau begitu pemberani dan juga sangat bijaksana.

Karena kisah yang diceritakan oleh Ong Keng Hong itulah dibuatlah sebuah simbol penghormatan untuk Cheng Hong pada salah satu gua yang dikenal dengan Gedung Batu lalu dijadikan dan dan diberi nama dengan Klenteng Sam Poo Kong.

Walaupun saat ini Sam Poo Kong, wisata Semarang dijadikan sebagai tempat ibadah umat Tridharma tetapi para muslim masih sering datang ke tempat tersebut karena ingin berziarah ke makam Ong Keng Hong yang wafat di kawasan tersebut.

Lokasi Klenteng Sam Poo Kong di Semarang

Lokasi Klenteng Sam Poo Kong di Semarang

Kalau anda ingin berkunjung ke Klenteng yang ada di Semarang ini maka anda harus menuju ke lokasi yang beralamatkan di jalan Simongan Raya Nomor 129 Bongsari Semarang Jawa Tengah. Jalan menuju ke wisata ini juga masih terbilang mudah. Anda tidak harus melewati jalan-jalan yang ekstrim untuk dapat tiba di sini.

Anda bisa memulai perjalanan dari Simpang Lima Semarang dengan mengambil arah jalan Pahlawan untuk menuju ke perempatan depan Polda Jawa Tengah. Setelah itu laluilah jalan Veteran yang akan menuju RSUP Dr. Kariadi. Lalu anda hanya perlu belok kiri dan tibalah di tempat wisata Klenteng Sam Poo Kong tersebut.

Bangunan Yang Terdapat di Klenteng Sam Poo Kong

Bangunan Yang Terdapat di Klenteng Sam Poo Kong

Ketika anda sudah berada di tempat wisata Semarang ini, maka anda akan melihat berbagai bangunan yang masih kokoh berdiri tegak di kawasan Sam Poo Kong. Bangunan tersebut disebut Klenteng. Terdapat empat Klenteng yang ada di Sam Poo Kong, berikut ini ulasannya:

  1. Klenteng Juru Mudi

Klenteng Jurumudi

Juru mudi dari Laksamana Cheng Ho yaitu Ong Keng Hong yang menderita sakit keras pada saat di perjalanan dan mengharuskan Cheng Ho berhenti di Pulau Jawa menutup usia 87 tahun dan dimakamkan di kawasan Klenteng tersebut. Makam itu diberi nama Klenteng Juru Mudi yang bersebelahan dengan Gua Sam Poo Kong.

  1. Klenteng Sam Poo Tay Djien

Klenteng Sam Poo Tay Djien

Klenteng Sam Poo Tay Djien adalah klenteng yang paling besar dan disebut sebagai Klenteng Sam Poo Kong. Terlebih lagi klenteng ini terdapat sebuah sumur di mana airnya tidak pernah habis dan kering. Di sinilah tempat terdapat sebuah tempat yang digunakan untuk sembahyang.

Anda juga akan melihat patung dari Cheng Ho berlapis emas yang terdapat di dalam goa dan dijadikan tempat sebagai ruang sembahyang untuk meminta berkat.  Pemandangan akan semakin menakjubkan ketika anda melihat dinding gua yang sudah dihiasi relief mengenai perjalanan Cheng Ho sampai ke pulau Jawa.

  1. Klenteng Kyai Jangkar

Klenteng Kyai Jangkar

Diberi nama Klenteng Kyai Jangkar karena lokasi tersebut adalah tempat di mana jangkar sekoci armada Cheng Ho jatuh pertama kalinya di Semarang. Tempat ini sekarang dijadikan Klenteng untuk meminta berkah baik itu usaha maupun pekerjaan.

  1. Klenteng Dewa Bumi

Klenteng Dewa Bumi

Pada satu Klenteng pasti terdapat Dewa Bumi yang biasanya disembah dan berdoa kepada Tian atau Tuhan dan langit. Di kawasan Sam Poo Kong ini terdapat Klenteng inti yang disebut dengan Klenteng Dewa Bumi. Umat biasanya berdoa kepada Dewa Bumi untuk meminta berkah, kesuburan dan segala sesuatu mengenai kehidupan.

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Klenteng Sam Poo Kong

Untuk masuk ke tempat wisata ini, para pengunjung akan dikenakan tarif tiket masuk sebesar 28 ribu rupiah. Harga itu sudah termasuk untuk menjelajahi semua bangunan yang ada di Sam Poo Kong yang begitu luas. Sehingga anda pun tidak harus membayar tiket di setiap bangunan.

Selain itu, waktu berkunjung pun sudah ditentukan oleh pemerintahan setempat, di mana Klenteng Sam Poo Kong tidak buka selama 24 jam penuh melainkan dibuka mulai jam 06.00 sampai dengan jam 23.00.

Waktu berkunjung yang diberikan sangat lama untuk anda bisa mengelilingi seluruh bagian yang terdapat di Sam Poo Kong tersebut. Anda pun dapat mengabadikan setiap momen dengan berfoto untuk dijadikan sebagai bukti bahwa anda pernah mengunjungi tempat tersebut.

Terlebih lagi, di tempat wisata ini tersedia spot foto dan juga penyewaan pakaian khas kaisar Tiongkok. Harganya mulai dari 100 ribu rupiah. Pakaian tersebut tersedia dengan berbagai ukuran baik anak-anak dan dewasa.

Bagi anda yang ingin melihat festival yang selalu rutin di adakan di Sam Poo Kong ini maka anda bisa datang dan berkunjung sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh pemerintahan setempat. Festival itu dilakukan sebagai hari memperingati HUT Sam Poo Kong dan juga singgahnya Laksamana Cheng Hong di pulau Jawa.

Berkunjunglah ke tempat ini dan anda akan melihat langsung bahwa Sam Poo Kong, wisata Semarang ini adalah saksi bisu dari perjalanan Laksamana Cheng Ho yang mendarat ke pulau Jawa. Walaupun pemberhentiannya itu dilakukan karena terpaksa berhenti agar Ong Keng Hong bisa dirawat namun setidaknya beliau pernah berada di Indonesia.