Masjid Kapal Semarang, Unik dan Megah

Sama seperti namanya Masjid Kapal Semarang memang sebuah masjid yang berbentuk seperti kapal. Masjid Kapal Semarang menjadi salah satu objek tempat wisata semarang bernuansa religi. Dengan desain sebuah kapal yang sangat unik membuat Masjid Kapal Semarang diminati banyak pengunjung yang ingin berwisata disana.

Masjid Kapal Semarang
Masjid Kapal Semarang

Perpaduan bangunan masjid yang dikemas dengan bentuk kapal, terinspirasi dari kapal Nabi Nuh AS yang megah sehingga menjadikan keunikan masjid ini semakin terlihat. Hal ini dapat Anda lihat dari bentuk bangunan masjid yang benar benar menyerupai kapal dimana ukurannya sangat besar, lengkap dengan jendela berbentuk bulat, buritan, haluan, dan ciri khas kapal lainnya.

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka

Untuk memasuki area Masjid anda akan dikenakan tiket masuk dengan tarif hanya tiga ribu rupiah saja. Selain tiket masuk anda juga dikenakan tarif parkir kendaraan dengan tarif dua ribu rupiah untuk roda dua dan lima ribu rupiah untuk roda empat. Dengan harga yang terjangkau tersebut, bisa dikatakan Masjid Kapal Semarang merupakan tempat wisata semarang yang murah meriah.

tiket masuk masjid kapal semarang
tiket masuk masjid kapal semarang

Apalagi Masjid Agung Jawa Tengah ini buka dua puluh empat jam. Hal ini tentunya memudahkan Anda sebagai pengunjung yang hendak berkunjung kapanpun untuk melihat Masjid Kapal yang unik ini. Tanpa perlu merasa khawatir dibatasi waktu tutup masjid tentunya.

Tempat parkir yang aman dan luas membuat anda bebas dan nyaman dalam memarkir kendaraan. Anda bisa berwisata religi dengan tenang tanpa perlu risau keamanan kendaraan anda karena ada petugas parkir yang siap menjaga dua puluh empat jam non stop.

Lokasi Cukup Jauh Tapi Mudah Dicapai

Masjid Kapal Semarang ini berada di Jalan Kyai Padak, Dukuh Padaan, Kelurahan Podorejo. Akses menuju Masjid Kapal Semarang memang cukup jauh dari pusat kota namum mudah dicapai. Anda perlu berganti kendaraan umum atau lebih enak jika menggunkan kendaraan pribadi.

Masjid Kapal Semarang
Masjid Kapal Semarang

Dari Bandara Internasional Ahmad Yani, jalan melewati Pantura ke arah Barat dan berbelok di pasar Jrakah menuju Ngaliyan. Setelah itu tinggal berbelok ke kanan tepat sebelum Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 A Semarang Kedungpane. Setelah itu tinggal menelusuri jalan sekitar 10 km. Telusuri jalan hingga mentok bertemu pertigaan dan belok kiri menuju Jalan Kyai Padak.

Anda juga bisa menggunakan fasilitas google maps pada smarthphone and ajika mengalami kesulitan menemukan lokasi Masjid Kapal Semarang. Karena banyak ulasan dan sudah terkenal dimana mana Masjid Kapal Semarang mudah sekali ditemukan melalui google maps atau informasi dari internet.

Mempunyai Bangunan yang Unik dan Megah

Desain masjid yang mempunyai nama Masjid Safinatun Najah ini memang tergolong bangunan yang unik dan megah. Keunikan dan kemegahan yang dimiliki Masjid Kapal Semarang diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Sangat luas

Bangunan dengan luas total 2.500 meter persegi ini berdiri di atas lahan seluas 7,5 hektare. Selain bangunan berbentuk kapal, nantinya akan ada dua bangunan lain. Satu bangunan untuk klinik ada di sebelah kiri dan asrama putriĀ  ada di belakang bangunan utama.

  1. Mempunyai sekolah dan klinik

Bangunan tiga lantai dengan panjang 50 meter, lebar 17 meter, dan tinggi 14 meter itu nantinya juga dipergunakan untuk sekolah kejuruan atau pelatihan kerja, klinik kesehatan bagi masyarakat sekitar, dan ballroom.

  1. Memiliki banyak pintu dan jendela

Bangunan Majid Kapal Semarang dengan enam pintu utama di samping kanan dan kiri ini memiliki 74 jendela berbentuk bulat yang didesain oleh seorang arsitek. Dalam pengerjaannya mengalami kendala di bagian tubuh kapal. Bahan yang digunakan adalah batu bata, sementara di sepanjang pinggir bangunan dibuat kolam agar bangunan benar-benar tampak seperti kapal di atas air.

  1. Terinspirasi dari kapal Nabi Nuh

Bentuk kapal memang terinspirasi dari kapal atau bahtera milik Nabi Nuh AS. Kaumnya yang suka berbuat maksiat dan lebih suka menyembah berhala yang akhirnya dilaknat Allah SWT dengan banjir besar. Hanya pengikut Nabi Nuh AS yang mau mengikuti perintah Allah SWT dan selamat setelah naik kapal yang dibuat Nabi Nuh As.

Sejarah Pembangunan Masjid

Berdasarkan cerita terdahulu, inisiatif pembangunan masjid bermula dari wasiat satu keluarga di Uni Emirat Arab. Wasiat donatur utama tu menginginkan agar dibangunkan sebuah masjid dengan arsitektur bahtera Nabi Nuh di Indonesia. Kebetulan keluarga di Arab ini punya relasi baik dengan pemimpin yayasan di sini. Akhirnya menemukan tanah di Semarang untuk dibangun masjid pada awal 2015.

Sejumlah pengelola yayasan lantas menyusun desain yang sesuai wasiat itu. Akhirnya diperoleh desain masjid kapal Nabi Nuh yang terinspirasi sebuah masjid di kota Islamabad, Pakistan. Arsitektur bangunan dibuat berdasarkan nuansa Arab-Pakistan namun dengan gaya lokal.

gambar masjid kapal semarang
gambar masjid kapal semarang

Meski bergaya Pakistan, pembangunan masjid kapal itu mempekerjakan warga lokal. Bentuk dek kapal besar yang menyerupai kayu pun seluruhnya beton yang digarap apik oleh warga, sehingga mirip sebuah dek kapal berukuran raksasa.

Ada falsafah khusus kenapa bangunan masjid berbentuk bahtera Nabi Nuh. Sesuai nama Safinatul Najah, mengingatkan umat Islam tentang kisah Nabi Nuh saat diperintahkan Allah untuk menyelamatkan kaumnya dari bencana banjir. Dalam Alquran juga disebutkan barang siapa yang naik ke kapalku, maka dialah yang selamat di muka bumi. Karena itulah masjid ini dibuat menyerupai bahtera kapal Nuh.

Masjid ini diberi nama Safinatun Najah yang berarti kapal penyelamat sesuai dengan bentuk dan cerita yang menyertainya. Bentuk ini terinspirasi dari salah satu kisah masa lampau tentang Nabi Nuh, di mana nabi ini berhasil selamat dari bencana yang sangat besar dengan kapalnya yang kokoh.

Pembangunan masjid itu menghabiskan dana lebih lima miliar rupiah. Kompleks masjid seluas 2 hektare juga dilengkapi sejumlah fasilitas, tak hanya untuk salat, tetapi juga dibangun klinik kesehatan serta lembaga pendidikan Islam atau pesantren.

Tempat Favorit untuk Ngabuburit

Masjid Kapal Semarang ternyata juga menjadi salah satu tempat favorit masyarakat untuk menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit. Sekitar pukul 15.00 petang, beberapa penjual makanan dan souvenir yang merupakan warga sekitar pun mulai berdatangan untuk mencari pundi-pundi rejeki dari wisatawan yang datang.

Selain penjual, pengunjung juga semakin bertambah. Maklum saja, semakin sore atau mendekatai waktu Magrib masjid ini ramai orang ngabuburit tak jarang pengunjung melakukan shalat berjamaah di masjid tersebut. Setelah maghrib keramaian pengunjung akan berpindah ke ruang utama masjid untuk melakukan sholat maghrib berjamaah dan sholat tarawih.

Anda akan mendapatkan pengalam religi yang sangat mengesankan di Masjid Kapal Semarang. Selain kenidahan dari megah dan uniknya Masjid Kapal Semarang anda juga bisa mendapatkan suasana yang religius dari kondisi geografis wilayah dan penduduk yang mengitari masjid.

Selain pengalaman yang mengesankan anda juga tidak perlu repot mengatur jadwal liburan anda karena Masjid Kapal Semarang bisa dikunjungi kapan saja. Masjid Kapal Semaring menjadi pilihan yang sangat tempat sebagai tempat wisata semarang untuk anda dan keluarga.