Sekilas Tentang Monumen Tugu Muda

Tugu Muda Simbol Sejarah Perjuangan Semarang

Posted on

Tugu Muda Simbol Sejarah Perjuangan Semarang – Berbicara mengenai wisata Semarang, mungkin tempat yang paling anda ingat adalah Lawang Sewu. Namun tahukah anda bahwa ada tempat wisata di Semarang yang jauh lebih menonjolkan sejarah Kota Semarang? Tak lain dan tak bukan wisata tersebut adalah Tugu Muda Semarang. Sekilas mungkin terdengar seperti bukan tempat wisata. Akan tetapi lebih menonjol pada sebuah monumen bersejarah.

Meskipun lebih menonjolkan sebagai sebuah monumen yang mengandung sejarah, akan tetapi tempat yang satu ini selalu ramai pengunjung. Hal ini membuktikan bahwa warga Indonesia masih sangat peduli pada hal-hal yang berbau sejarah di negaranya sendiri. Tak heran jika monumen atau tugu bersejarah yang ada di Semarang ini senantiasa ramai akan pengunjung bahkan dari luar Kota.

Sekilas Tentang Monumen Tugu Muda

Sekilas Tentang Monumen Tugu Muda

Tugu Muda mulai dikenal sebagai ikonik Kota Semarang yang mana monumen ini memiliki makna dan kisah sejarah yang amat mengharukan. Monumen Semarang yang satu ini telah usai dan resmi dibangun tepat pada tanggal 20 Mei 1953 serta disahkan secara langsung oleh presiden Indonesia yang pertama yakni bapak Ir Soekarno.

Tugu bersejarah ini sedari awal dibangun untuk mengenang kisah sejarah yang luar biasa di Kota Semarang itu sendiri yang tak lain adalah sejarah pertempuran lima hari melawan tentara dari Jepang. Perang atau pertempuran lima hari ini terjadi pada tahun 1945. Tepatnya di tanggal 15 hingga 19 Oktober. Tugu ini juga banyak dikenal atau disebut oleh masyarakat dengan nama Monumen Pertempuran Lima Hari.

Monumen Pertempuran Lima Hari ini sangat cocok dijadikan tujuan wisata Semarang untuk para pelajar. Bagaimana tidak, pada monumen ini tersimpan berjuta kisah yang melambangkan para perjuangan pahlawan di jaman dahulu kala. Para pelajar bisa belajar banyak dari adanya monumen ini. Selain bernilai sejarah, monumen ini juga memiliki keindahan seni tersendiri.

Sejak dibangunnya Monumen Pertempuran Lima Hari sejak tahun 1945 ini telah melalui beberapa kali renovasi. Salah satu hasil renovasinya adalah adanya beragam lampu berwarna-warni yang mengelilingi tugu ini. Hal ini tak dapat dipungkiri telah menambah pesona keindahan Kota Semarang di malam hari. Tidak heran jika di malam hari monumen atau tugu ini masih ramai akan pengunjung atau wisatawan.

Tak jarang juga orang yang berprofesi sebagai model mengambil foto dengan latar tugu bersejarah yang satu ini. Mengunjungi monumen ini tidak akan membuat anda bosan, apalagi di sekitar monumen ini banyak sekali wisata kuliner yang bisa anda kunjungi. Sehingga perjalanan anda dalam menikmati sejarah di Semarang akan semakin berwarna.

Makna Simbol Dan Gambaran Yang Ada Pada Tugu

Bagi anda yang sudah pernah berwisata ke Tugu atau Monumen Pertempuran Lima Hari, tentu anda sudah tahu bahwa desain bangunan monumen tersebut memiliki bentuk yang khas. Bentuk yang unik dan khas tersebut tentunya dibangun bukan tanpa alasan. Ada makna-makna sejarah yang melengkapinya. Hal ini mengingat tujuan awal dibuatnya monumen ini.

Yang mana tak lain dan tak bukan adalah untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang bertempur dalam lima hari yang sangat bersejarah kala itu. Mulai bagian atas monumen, hingga bagian paling bawah dari monumen ini memiliki makna bersejarah tersendiri. Oleh karenanya monumen ini memang sangat cocok untuk dijadikan sebagai objek berwisata sejarah. Terutama bagi para pelajar. Ingin tahu apa saja makna dari setiap bagian tugu ini? Simak beberapa penjelasan di bawah ini :

  1. Bentuk Dasar Tugu Yang Dibuat Menyerupai Sebuah Lilin

Bentuk Dasar Tugu Yang Dibuat Menyerupai Sebuah Lilin

Bentuk ini memiliki makna betapa membaranya semangat juang dari para pahlawan demi membela Negara Indonesia dalam melawan para penjajah kala itu. Semangat membara tersebut digambarkan layaknya seperti sebuah lilin yang diidentikkan dengan sebuah penerangan di kala gelap gulita.

  1. Relief Hongerodeem

Relief Hongerodeem tugu muda

Gambaran relief ini terdapat pada bagian kaki dari tugu ini. Makna dari relief ini digambar sebagai kedaan hidup masyarakat Semarang kala itu yang sangat memprihatikan karena adanya peristiwa penjajahan. Masyarakat kala itu hidup dengan sangat tertindas. Hingga muncullah tragedi penyakit busung lapar, atau biasa dikenal dengan sebutan Hongerodeem, pun menyerang masyarakat kala itu.

  1. Relief Bergambar Pertempuran

Relief ini menggambarkan semangat dan perjuangan para pahlawan masyarakat Semarang yang kala bertempur melawan para penjajah yang senantiasa menindas kemerdekaan warga Indonesia.

  1. Relief Penyerangan

Adapun relief yang disimbolkan dengan gambar penyerangan merupakan relief yang memiliki makna perlawanan atau bentuk penyerangan yang dilakukan para warga Semarang agar mereka terlepas dari belenggu para penjajah yang sangat menyiksa raga dan bathin masyarakat Indonesia, utamanya warga Semarang.

  1. Relief Ikon Korban

Relief yang satu sudah tentu menggambarkan betapa warga Semarang telah berjuang mati-matian hingga titik darah penghabisan. Tergambar betapa tidak sedikit korban dari pertempuran lima hari yang kala itu terjadi di Kota Semarang. Dengan adanya relief yang menggambarkan korban pertempuran lima hari tersebut diharapkan warga masyarakat Semarang bisa semakin menghargai para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Kota Semarang. Dan generasi muda atau generasi penerus bisa menjadi sosok yang membawa harum nama Kota Semarang.

Harga Tiket Masuk Dan Jam Buka

Setelah mengetahui sejarah singkat dan bentuk khas dari monumen atau tugu bersejarah di Kota Semarang tersebut, maka bagi anda yang sudah tidak sabar ingin mengunjungi tugu ini tidak perlu khawatir, di sini anda bisa mendapatkan informasi akurat terkait harga tiket masuk dan juga jam operasional berkunjung ke tugu bersejarah tersebut.

Jika berbicara tentang harga dan jam operasional Tugu Muda, tempat wisata yang satu ini tentu berbeda dengan kebanyakan tempat wisata yang ada di kota-kota besar. wisata Semarang yang berbentuk monumen bersejarah tersebut faktanya bisa anda kunjungi tanpa merogoh rupiah sedikitpun alias gratis.

Menyenangkan bukan? Anda bisa menikmati keindahan ikonik Kota Semarang dengan tanpa mengeluarkan biaya apapun kecuali biaya parkir yang memang harus anda bayar jika anda membawa kendaraan bermotor atau mobil. Anda juga bisa mendapatkan banyak sekali pelajaran sejarah secara cuma-cuma.

Lantas bagaimana soal jam operasional dari wisata tugu yang satu ini? Jangan khawatir, wisata tugu bersejarah yang bersejarah di Semarang ini dibuka 24 jam nonstop. Sehingga anda bisa mengunjungi tugu kapan pun anda mau. Bahkan di malam hari pun bisa anda lakukan. Sembari menikmati keindahan lampu-lampu di sekitar tugu yang semakin menambah daya tarik Kota Semarang tersebut.

Dengan layanan yang gratis dan jam operasional yang bebas dalam 24 jam tersebut lantas tunggu apalagi? Masih ragu mengunjungi wisata gratis bersejarah yang satu ini? Liburan anda akan jadi lebih berwarna dan anda bisa menambahkan lebih banyak wawasan sejarah dengan memilih Tugu Muda sebagai tujuan wisata anda bersama keluarga dan teman-teman anda sekalian. Selamat berlibur.